2016

Sunday, 28 August 2016

Adolf Hitler : Ideologi, Politik, dan Yahudi





Klik

Seringkali, tabiat, perilaku dan pendirian seseorang adalah hasil dari pengalaman masa lalunya. Semasa kecil Hitler adalah seorang anak yang tertolak, ayahnya sangat membencinya dan menganggap perilakunya yang “antisosial” itu adalah sebuah kutukan kerena Alois Hitler (Ayah Hitler) mengawini keponakannya sendiri. Adi (nama kecil Adolf Hitler) dilahirkan pada tanggal 20 April 1889 di sebuah kota kecil di Austria dekat perbatasan Jerman. Ayahnya adalah seorang yang keras dalam mendidik anak sedang ibunya baik kepadanya.

Ibunya adalah salah satu dari sedikit orang yang benar-benar disayangi oleh Adolf. Ibunya sangat percaya bahwa anaknya adalah seorang jenius, dan selalu menganggap anaknya normal, walaupun sejak kecil sudah menunjukkan gejala destruktif dan antisosial. Umur 18 tahun, Adolf sudah menjadi seorang yatim piatu setelah ibunya meninggal dunia sedangkan ayahnya sudah meninggal terlebih dulu sebelumnya. Masa kecil yang diliputi dengan kebencian dan abusement dari ayahnya ini memberikan andil besar dalam mental dan kejiwaan Hitler dewasa.

Ada hal yang harus kita pahami bahwa, jangan pernah meremehkan “dendam masa kecil”. Contoh lain juga bisa kita dapati dari kisah Mao Tse Tung. Mao kecil pernah bersekolah di sekolah yang didirikan oleh para missionaris dari Eropa, oleh sebab suatu hal Mao dimaki oleh salah satu Pastor dengan makian yang bersifat rasialis “anjing kuning!” dan mulai saat itu Mao tidak pernah kembali ke sekolah itu.

Membenci kaum agamawan. Kemudian menjadi pemimpim komunis terbesar di China, juga menjadi pembunuh massal, jutaan kaum terpelajar dan seniman tewas dibunuh dan dihukum kerja paksa dalam Revolusi Kebudayaan 1965. Nggak kalah sadis dengan Hitler Sebuah dendam masa kecil; inilah bahayanya jika itu dialami oleh seorang pemimpin!

Hitler merupakan tokoh modern yang tidak akan mudah dilupakan. Masa kanak-kanak Adolf Hitler dihabiskan di Braunau, Austria, di mana dia lahir dari sebuah keluarga petani kecil. Perjalanan hidupnya dari keluarga sederhana di Braunau hingga mencapai puncak kekuasaan merupakan kombinasi dari kerja keras, ambisi, kebencian, dan muslihat. Hitler terkenal karena kebenciannya terhadap Yahudi. 

Kutipan Terkenal Adolf Hitler
Adolf Hitler adalah seorang orator ulung. Ketika dipenjara pada tahun 1923, Hitler menulis buku yang diberi judul Mein Kampf (Perjuanganku) yang berisi otobiografi dan ideologi politiknya. Hitler adalah penganjur Nazisme atau suatu bentuk sosialisme yang ditandai dengan rasisme dan ekspansionisme serta ketaatan kepada seorang pemimpin yang kuat. Pidatonya tentang nasionalisme Jerman, anti-kapitalisme, dan anti-komunisme membuatnya berhasil mempengaruhi banyak pengikut.

Berikut adalah beberapa kutipan Hitler yang terkenal:
“Setiap aliansi yang tujuannya bukan untuk berperang adalah tidak masuk akal dan tidak berguna.”
“Dengan propaganda yang efektif dan berkelanjutan, seseorang dapat membuat orang banyak melihat surga sebagai neraka atau kehidupan yang sangat menyedihkan sebagai surga.”
“Turunkan moral musuh dari dalam dengan kejutan, teror, sabotase, dan pembunuhan. Ini adalah perang masa depan.” 
“Jerman akan menjadi kekuatan dunia atau tidak sama sekali.”
“Kemanusiaan adalah ekspresi dari kebodohan dan pengecut.”
“Saya tidak melihat mengapa manusia tidak harus sama kejam seperti alam.”
“Buatlah kebohongan yang besar, buatlah sederhana, selalu ulangi kebohongan itu, dan akhirnya orang-orang akan percaya.”
“Selalu lebih sulit melawan iman dibandingkan melawan pengetahuan.”
“Kekuatan tidak terletak pada pertahanan tetapi pada serangan.”
“Massa yang besar lebih menerima daya tarik retorika daripada hal-hal lain.”
“Pemimpin jenius harus memiliki kemampuan untuk membuat lawan yang berbeda muncul seolah-olah dalam satu kategori.”
“Mereka yang ingin hidup biarkan bertarung, sedangkan mereka yang tidak ingin bertarung tidak layak untuk hidup.” 

Kutipan Hitler tentang Yahudi
Sangat sulit melacak awal Hitler memiliki pandangan anti-semitisme. Yang kita tahu, kebenciannya terhadap Yahudi begitu besar dan menggelora. Hitler berusaha mempengaruhi pengikutnya untuk juga membenci orang-orang Yahudi melalui pidato-pidatonya.
Berikut adalah beberapa kutipan Hitler tentang sikapnya pada Yahudi:
“Yahudi selalu menandai ras dengan karakteristik tertentu dan bukan merupakan agama.”
“… personifikasi setan sebagai lambang segala kejahatan mengasumsikan bentuk hidup orang Yahudi.”
“Oleh karena itu hari ini saya percaya bahwa saya bertindak sesuai dengan kehendak Sang Pencipta dengan membela diri terhadap orang Yahudi, saya berjuang di jalan Tuhan.”
“Saya bisa memusnahkan semua orang Yahudi, tetapi saya meninggalkan beberapa dari mereka untuk membiarkan Anda tahu mengapa saya memusnahkan mereka.”

Sumber:
http://www.amazine.co/ 
http://www.uniktapifakta.com/